Perayaan Kamis Putih Berlangsung Khidmat

Kompas.com - 05/04/2012, 20:35 WIB

POLEWALI MANDAR, KOMPAS.com - Perayaan Kamis Putih di sejumlah Gereja di Polewali Mandar, Sulawesi Barat, berlangsung khidmat, Kamis (5/4/2012) malam. Ribuan umat Katolik termasuk orang tua dan anak-anak yang datang ke Gereja sejak petang tampak khusuk melaksanakan serangkaian perayaan Paskah.

Pastor yang memimpin jalannya misa, Pastor Nicodemus Tangke menggelar serangkaian ritual seperti yang pernah dilakukan Yesus Kristus yaitu membasuh kaki orang lain. Peristiwa pembasuhan kaki orang lain oleh umat Katolik di seluruh dunia dianggap sebagai sebuah teladan perbuatan yang dibawa oleh Yesus yakni melayani sesama.

Dalam sejarah Paskah, Yesus bahkan bersedia membasuh kaki murid yang kelak mengkhianatinya, Yudas Iskariot. Pembasuhan ini juga dijadikan simbol pembersihan diri dan pembaruan hidup untuk meninggalkan hidup lama yang penuh dosa guna memulai hidup baru pada perayaan malam Paskah di Polewali kali ini tampak meriah. Sejumlah Gereja tak hanya dipenuhi kalangan orang tua dan dewasa tapi juga anak-anak tampak ceria menyambut Kamis Putih.

Nicodemus kepada jamaatnya berpesan agar umat Kritiani senantiasa meneladani sosok dan perilaku Yesus sebagai simbol pengorbanan dan penyucian diri. Mereka rela melayani orang lain meski orang lain termasuk muridnya menghianati.

Seperti umat Katolik lainnya di seluruh dunia, umat Katolik di Polewali Mandar mengenang peristiwa ini setiap tahunnya sebagai hari kesetiaan untuk selalu melayani sesama dan mau merendahkan hati demi kepentingan bersama.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau